A. Peraturan Laboratorium
1. Selama di Laboratorium
a. Pastikan kalau kita bekerja di
laboratorium harus dengan ijin guru karena ruangan laboratorium harus bersih
dan rapi.
b. Sebaiknya kita tidak makan dan minum di
laboraturium. Selain membuat kotor, kita bias salah makan/minum bahan kimia di
laboratorium.
2. Sebelum Memulai Eksperimen
a. Bacalah petunjuk pemakaian bahan dan
alat dengan teliti, untuk menghindari kesalahan.
b. Siapkan dan aturlah penempatan bahan
serta alat laboratorium supaya semuanya cepat dan mudah di ambil.
3. Selama Eksperimen
A. Selalu bertanya bila tidak mengerti
atau tidak tahu pasti tentang cara kerja alat – alat laboratorium.
B. Jangan menghirup atau mencicipi bahan
kimia apapun tanpa seijin guru. BAHAYA!! Kalau memang harus mencium baunya,
cukup kibaskan tangan mu dekat tabung reaksi yang di arahkan ke hidung.
C. Jangan mengarahkan tabung reaksi
berisi bahan kimia yang sedang dipanaskan kepada orang lain. Arahkanlah ke
tempat kosong, karena bias meledak! BAHAYA!!
D. Gunakan kacamata laboratorium saat
memanaskan dan mencampur bahan kimia.
E. Bersihkan semua tumpahan bahan kimia
yang masih tercecer. Tanyakan pada guru apakah perlu mencairkan tumpahan dengan air dulu sebelum dibersihkan.
4. Setelah Eksperimen
A. Bersihkan semua peralatan, kembalikan
ke tempat semula.
B. Buanglah sisa – sisa eksperimen ke
tempat pembuangan yang benar. Jangan membuang bahan korosif (dapat membuat
berkarat) ke wastafel atau toilet.
C. Cucilah tangan dengan bersih sebelum
meninggalkan laboratorium.
D. Jangan memindahkan bahan – bahan
kimia dan peralatan dari laboratorium.
5. bila terjadi kecelakaan waktu kita sedang
bekerja di laboratorium, apa yang harus kita lakukan? (gambar kecelakaan di
laboratorium
a. Laporkan semua kecelakaan, bila ada
yang pecah dan tumpah kepada guru secepatnya.
b. Bila bahan kimia masuk ke mulut
dengan tidak sengaja, cepat keluarkan. Berkumur sebanyak mungkin bilaslah mulut
dengan air minum dan beritahukan kepada guru.
c. Bila bahan kimia tumpah lalu kena
badan atau baju kita, segera bersihkan dengan air dan laporkan pada guru.
6. Simbol – simbol kimia
a.
Flammabel: mudah terbakar.
Contoh: bensin,minyak
tanah, alkohol.
b.
Corrosive: bersifat menyebabkan karat.

Contoh: asam sulfat, asam
nitrat, natrium hidroksida.
c.
Radioactive: mengeluarkan
radiasi.
Contoh: karbon radioaktif, uranium,
plutonium.
d.
biohazardous: bahan yang terdiri dari (sisa – sisa) makhluk hidup yang beracun.
Contoh: sisa – sisa obat, mikroorganisme,
racun atau virus.
e.
Toxic: beracun.
Bahan yang bersifat beracun bahkan dalam jumlah sedikit.
Contoh: methanol, sianida, merkuri, karbon
monoksida, klorin.
f. (gambar symbol irritative)
irritative: bersifat mengeluarkan aroma/gas yang menyebabkan iritasi pada mata,
gidung dan tenggorokan.
g. (gambar symbol explosive) explosive:
mudah meledak bila terbanting atau di panaskan.
Contoh: bubuk mesiu.
7. Peralatan Laboraturium
Ø (gambar cawan petri) Cawan petri,
media untuk mengembangbiakan mikroorganisme.
Ø (gambar buret) Buret, alat ukur
volume yang sangat teliti, mencapai 0,01 ml ketepatannya.
Ø (gambar rak tabung reaksi) tabung reaksi,
untuk menampung bahan kimia atau larutan dalam jumlah sedikit.
Ø (gambar stand tripod) stand tripod,
untuk menyangga peralatan yang sedang di panaskan.
Ø (gambar Bunsen) Bunsen, untuk
melakukan pemanasan/pembakaran di atas meja laboratorium.
Ø (gambar kaca prepat) kaca prepat,
terdiri dari kaca objek pengamatan, dan lalu di tutup dengan kaca penutup.
Ø (gambar kaca mata laboratorium) kaca
mata laboratorium, untuk melindungi mata dari reaksi larutan atau gas berbahaya
di laboratorium.
Ø (gambar pipet tetes) pipet tetes,
alat untuk mengambil larutan dengan ukuran tetes.
Ø (gambar gelas beker) gelas beker,
untuk menyimpan larutan dan bahan padat kimia serta mencampurkannya.
Dalam proses filtrasi,
gelas ini juga dipakai untuk menampung cairan filtrat.
Ø (gambar botol reagen) botol reagen,
disebut juga botol pereaksi karena digunakan untuk menyimpan bahan pereaksi,
dan sebaiknya diberi label nama. Ada yang transparan dan yang gelap (untuk
bahan yang tidak tahan cahaya dan oksidasi).
Ø (gambar labu Erlenmeyer) labu
Erlenmeyer, untuk menyimpan larutan dan mencampurkan bahan kimia, dan untuk
melihat reaksinya.
Ø (gambar timbangan laboratorium)
timbangan laboratorium, untuk mengukur massa suatu bahan kimia.
Ada juga alat yang digunakan untuk melihat dan mengamati
jasad renik yang tidak terlihat mata, yaitu mikroskop. Simak bagian - bagian mikrosop yang sering digunakan berikut
ini.
(gambar mikroskop dan bagian – bagiannya)
(search fungsi dari bagian – bagian mikroskop)
terima kasih atas info nya. sangat membantu. izin copas untuk tugas :)
BalasHapusIzin copas..
BalasHapusMencicipi, mgkin bisa di revisi
BalasHapusTerima kasih atas informasinya:)
BalasHapusTrimakasih banyak atas infonya
BalasHapusHow to login into the casino in 2021
BalasHapusHere 토토사이트 is how to do this: Step 1. Go to the website. · Click on the “Login” link on the right-hand poormansguidetocasinogambling side. · Click on the หาเงินออนไลน์ “Login” button to enter a live chat https://vannienailor4166blog.blogspot.com/ number. · Enter the